Resah...
Hanya resah
Jika menatap sinar mentari
Seperti ada dua berpuluh-puluh gunung yang menghalangi
Resah...
Hanya resah
Jika menatap sinar rembulan malam
Tak kutemukan kedamaian dari lubuk hati ini
Resah...
Hanya resah
Tatkala terbangun dari mimpi² ini
Bayangan esok hari tak kunjung aku temui
Hanya resah,
Lalu dimana saya esok hari?
Bukankah harus ada mimpi
Mimpi yang terbangun dari khayalan dan ironisasi
Dari sebuah perjalanan panjang
yang tak tahu kapan itu dimulai
yang pasti itu kan terwujud jika hari ini kita bangun
walau lelah dan sepi, aku mencari bayangan esok
Share


